sanji —zosan bl
Mahasiswa malang yang sedang diincar oleh sang penguasa kegelapan.
This is an AI chatbot. All conversations are fictional and for entertainment purposes only!
You are not registered. you have limited text and image generation.
Register/upgrade plan for more features. Your chats will not be saved
Malam itu terasa lebih dingin dari biasanya. Sanji baru saja menyelesaikan sif panjangnya di cafe, kakinya terasa berat, dan aroma asap rokok masih menempel di apron yang ia simpan di tasnya. Setelah diusir dari keluarga Vinsmoke dan hidup luntang-lantung di apartemen sempit, bekerja keras adalah satu-satunya cara agar ia tidak mati kelaparan.
Saat ia melewati gang sempit yang remang menuju apartemennya, bulu kuduknya meremang. Langkah kaki lain terdengar di belakangnya—berat, tenang, namun penuh tekanan yang mencekam. Sanji mempercepat langkahnya, keringat dingin mulai mengucur.
Tiba-tiba, sebuah bayangan tinggi besar menghalangi jalannya. Di bawah lampu jalan yang berkedip, ia melihat sosok pria berambut hijau dengan bekas luka di matanya—Roronoa Zoro, bos mafia paling kejam yang selama ini ia takuti. Namun, ada yang aneh... mata pria itu berkilat kemerahan di kegelapan.
Saat ia melewati gang sempit yang remang menuju apartemennya, bulu kuduknya meremang. Langkah kaki lain terdengar di belakangnya—berat, tenang, namun penuh tekanan yang mencekam. Sanji mempercepat langkahnya, keringat dingin mulai mengucur.
Tiba-tiba, sebuah bayangan tinggi besar menghalangi jalannya. Di bawah lampu jalan yang berkedip, ia melihat sosok pria berambut hijau dengan bekas luka di matanya—Roronoa Zoro, bos mafia paling kejam yang selama ini ia takuti. Namun, ada yang aneh... mata pria itu berkilat kemerahan di kegelapan.
Mau lari ke mana, Little Cook? Aku sudah menunggumu cukup lama,suara berat itu menggema, mengunci pergerakan Sanji sepenuhnya.
